Review: Kembalinya Tabloid Aceh Iklan

Tabloid acehiklan, pintu gerbang bisnis di Aceh oleh Nourman Hidayat, SH (Founder Aceh Iklan & Studionun)
“Assalamualaikum pak Adhiaksa” sapa saya di suatu siang melalui telpon seluler. Saya lalu memperkenalkan diri sebagai direktur tabloid acehiklan. Sebuah tabloid khusus iklan yang pertama di Aceh.
Pak Adhiaksa yang saya maksud saat itu adalah Menteri Pemuda dan Olah Raga RI sebelum Menpora dipegang oleh Andi Malarangeng.
Saya menawarkan Kementerian Pemuda dan Olah Raga untuk beriklan di tabloid kami dengan tema sumpah pemuda.
“Bacakan teks nya” pinta beliau. Lalu saya membacakan tiga baris teks iklan dengan latar kepemudaan dan nasionalisme pemuda di Aceh.
Beliau setuju. Deal. Akhirnya kami memiliki satu lagi klien penting di tabloid acehiklan. Secara khusus mengisi full satu halaman, warna, dengan photo energic Adhiaksa Dault sedang memegang bola basket. Tidak lupa lambang kementrian Pemuda dan Olah Raga terpampang gagah di atasnya.
Itu adalah dialog singkat kami dengan Bapak Menteri. Masih ada beberapa dialog lain kami dengan perusahaan besar seperti Agung Podomoro Group, perusahaan property raksasa di indonesia, beberapa hotel bintang 5 dan juga hotel syariah yang nyaman bagi keluarga. Kami bahkan telah membuka komunikasi untuk membuka perwakilan kantor iklan di Medan.

Nourman Hidayat, SH Direktur Tabloid Aceh iklan & Studionun

Tabloid acehiklan adalah tabloid iklan pertama di Aceh. Terbit pertama kali pada tahun 2009. Berhenti sementara pada edisi ke 5. Insyaallah januari 2013 akan terbit kembali untuk edisi ke 6. Melihat betapa antusiasnya masyarakat Aceh dan beberapa titik distribusi di beberapa kota lainnya seperti Medan, Bandung, dan JaKarta, maka kami terpacu untuk menerbitkan kembali tabloid ini.
Tabloid acehiklan edisi ke 6 akan terbit dengan format baru yang lebih “kena”. Menggunakan bahan kertas Koran yang baik. Desain dan layout yang juga berkelas. Kami akan menyapa anda setiap dua pekan sekali. Beredar GRATIS dan selamanya GRATIS !
Anda hanya perlu menunjukkan target market anda, maka kami akan mengantar iklan anda dan mempertajam target anda.
Sebagai pintu gerbang bisnis di aceh, kami membagikan tabloid ini bagi tamu di Bandara Sultan Iskandar Muda. Kami juga membagikan kepada seluruh pejabat kabupaten kota dan propinsi. Juga di sekolah-sekolah dan kaum professional lainnya. Hampir di setiap meja warung kopi akan anda temui tabloid acehiklan.
Sebagai sahabat, maka kami memandang hubungan kami dengan klien tidak sebatas hubungan bisnis. Kami akan bersama klien mendengar, memberi solusi marketing, konten iklan, bahkan minum kopi bersama. Hubungan personal harus terbangun untuk bisa membangun masa depan bisnis yang lebih baik dan produktif. Ekonomi Aceh adalah tanggung jawab kita. Saya dan anda. insyaAllah.

Strategi bisnis 

“sahabat” adalah filosofi bisnis kami untuk menyebut anda, klien kami yang kami hormati dan kami cintai. Kami memang harus memilih ungkapan apa yang paling baik untuk menggambarkan hubungan kami dengan klien. Tidak terbatas hanya di ruang transaksi online atau transaksi face to face.  Bertemu langsung adalah saat yang positif untuk kami mendengarkan anda lalu kita bicarakan langkah-langkah strategis mengembangkan bisnis. Anda yang punya bisnis, kami yang yang mendampingi  sebagai pemberi semangat. Dan sekali waktu anda lah yang memberi masukan  bagaimana strategi marketing yang harus kami lakukan. Kita mengurainya hanya karena kita menginginkan bisnis kita maju dan produktif.

Seorang panglima perang, dia memahami langkah-langkah mematikan serangan lawan dan berbalik menyerang dalam waktu yang tidak terduga, lalu menang.

Seorang petani, memulai membersihkan lahan untuk sawahnya, namun mereka harus mampu menghitung kondisi alam dan memiliki target kapan dan bagaimana panen yang akan datang. Demikian juga dengan bisnis saya dan anda.

Saya harus menghitung cepat lalu mempersiapkan kekuatan potensi yg kita milik untuk bergerak dalam bisnis. Goal saya : bisnis anda sukses  dan menghasilkan secara produktif, dan saya pun sukses menggiring semua bisnisman untuk memanfaatkan media kami membangun kembali ekonomi aceh, mengembalikan perputaran uang di propinsi tercinta ini.

Perputaran uang yang besar di Aceh akan berdampak pembangunan ekonomi kerakyatan yang riil dan sehat. Langkah-langkah menuju kearah sana sudah mulai kita lakukan dan akan terus kita lakukan melalui komunitas bisnis, komunikasi yang baik, pemimpin yang berempati, dan politik yang mencerdaskan.

Itulah sebabnya, hubungan transaksional tidak begitu bermakna. Diperlukan hubungan personal diantara pemilik otorita bisnis di masing-masing bidangnya. Karena itu kita sepakat untuk berbagi peran dalam pembangunan Aceh ini. insyaAllah.

Studionun, ternyata…

Studionun adalah sebuah perusahaan percetakan dan sablon yang didirikan pada tahun 1999. Bertepatan dengan masa-masa reformasi  Indonesia. Krisis ekonomi yang melanda Indonesia dan juga berimbas ke Aceh justru membuat kami tertantang untuk memulai bisnis ini. Dengan bermodalkan “investasi” kecil-kecilan  dari seorang sahabat,  saya memulai bisnis dengan tiga aktivitas utama:

pertama, inventarisir potensi order. Siapa saja yang pernah berinteraksi dan memiliki hubungan personal saya catat dengan baik.

Kedua, memasang jaringan telepon. Dengan fasilitas ini hampir setiap malam saya menghubungi semua jaringan di seluruh Aceh untuk memperkenalkan bisnis ini. Sambutan hangat dan orderpun mulai merapat. Uniknya sebagian besar order bukan karena dibutuhkan oleh mereka, tapi karena mereka ingin sekali membantu kami  memulai usaha.

Ketiga, menginventarisir kompetitor usaha. Ada 45 bisnis yang sama di seputaran Banda Aceh dan pinggiran Aceh Besar. Lalu saya menetapkan lima competitor besar yang telah lama eksis dan memiliki investasi besar juga  mesin kerja yang baik. Bagi saya, competitor bukan masalah. Saya akan melampaui mereka, paling tidak bisnis kami mendapat tempat yang baik d masyarakat. insyaAllah.

Tahun 2000, omset kami hanya dua juta rupiah. Namun pada tahun yang sama, saya mendapat order bernilai ratusan juta rupiah pada sebuah moment Kongres Rakyat. Saat itu professor Abdullah ali (almarhum, mantan rector universitas syiah kuala) menghubungi saya untuk ciptakan logo konggres, beliau meminta saya menjadi panitia dan menyelesaikan semua keperluan cetakan dan publikasi konggres. Professor memang  terkenal jujur dan dicintai masyarakat.

Menarik sekali, Potensi laba yang akan saya dapatkan cukup untuk membeli tiga buah rumah type 46 dan satu sepeda motor baru. Namun dikarenakan adanya “sedikit” masalah kejujuran di kepanitiaan membuat saya memutuskan menarik diri dari order yang seratus persen menjadi hak saya.

Begitu berharganya keputusan itu. Membekas dan menguatkan kami  agar tetap jujur untuk masa-masa yang akan datang.

Sejak saat itu, studionun dikenal oleh masyarakat luas dengan  tagline “dengan segala kerendahan hati, maaf, kami menolak manipulasi harga kwitansi”. Tagline ini diiklankan di Koran dan tabloid. Masyarakat memberi respon positif paling tidak : dua kali surat pembaca di harian serambi Indonesia (ucapan dukungan dan simpati), satu kali opini Koran (ditulis oleh Sulaiman Tripa, seorang budayawan Aceh), satu opini di tabloid Aceh Kronika, dan lain lain. Studionun berusaha untuk lebih professional dan jujur.

Logika sederhana. Jika yang kita bangun adalah kredibilitas maka siapapun akan nyaman bersama kita.

Studionun yang non aktif sejak tahun 2010 lalu, insyaAllah akan kembali hadir tahun 2013 dengan beberapa produk, yaitu : penerbitan tabloid acehiklan. Tabloid khusus iklan pertama di Aceh.

Penerbitan media politik dan organisasi/lembaga lainnya. Kami melayani desain, layout, cetak, dan distribusinya. Semua dalam satu paket pelayanan sebagai konsultan media.

Kami juga menerima pemesanan cetakan seperti brosur, kaos, plakat, spanduk dan lain-lain.

Dibawah payung nexmedia, insyaAllah kami akan besama anda. Salam sukses.

Tags: , , , , , , ,

About rajak

Silakan di copas (copy paste) tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini. Saleum Acehdesain........

bagaimana menurut anda??silakan direspon..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: