Ketika beriklan di Aceh

Ada beberapa kabar angin (baca:isu) yang sempat terdengar sayup-sayup (baca:kurang jelas) bahwa repotnya pasang iklan (visual) di Aceh. benarkah??buktinya (dulu) salahsatu iklan  yang dipasang di seputaran simpang lima pernah diturunkan karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan, eh maksud saya tidak sesuai dengan adat dan budaya setempat (baca:Aceh).

Baiklah, kita akan coba tarik benang merah permasalahan (sedikit ngutip kata-kata dosen saya).  Sebelum memulai tulisan ini panjang lebar saya ingin pertegaskan bahwa saya tidak bermaksud merendahkan (baca:hal negatif) terhadap perusahaan tertentu atau pihak lain, tulisan ini murni sebagai postingan biasa untuk melihat gambaran nyata bagaimana kondisi periklanan di Aceh sehingga tidak timbul isu-isu negatif mengenai bumi serambi mekkah ini.

Aceh merupakan daerah yang mendapatkan keistimewaan untuk menjalankan syariat Islam secara kaffah dan diatur dalam qanun dan peraturan daerah yang disahkan pada tahun 2009 yang lalu. Dalam syariat Islam, Agama bukan hanya sekedar hubungan antara manusia dan Allah SWT tapi juga hubungan manusia dalam bermasyarakat dan Lingkungan serta dengan alam semesta.

Setiap tindakan dan perilaku masyarakat Aceh terikat oleh adat istiadat yang berlaku. Sementara adat dan agama berbaur menjadi satu sehingga nilai-nilai agama menjadi dasar dari Adat. Sederhananya Adat mayarakat Aceh terlahir dari ajaran Islam itu sendiri.  Bagi Aceh, syariat Islam bukanlah yang baru mengingat sejak abad ke IX penerapan syariat islam sudah dijalankan dan berakhir pasca reformasi.

Kanan: Iklan Mentari wilayah Aceh

Hubungannya dengan Periklanan????

Oia, saya sempat lupa dengan topik utama tapi yang pasti adat dengan iklan itu saling berhubungan bila dilihat dari definisi iklan itu sendiri. Iklan merupakan media komunikasi yang dirancang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, segmen pasar dan karakater media dengan tujuan menyampaikan pesan kepada calon konsumen untuk menggunakan produk yang diiklan kan.

Nah, dari definisi iklan itu sendiri kita bisa menarik benang merah permasalahan (ngutip lagi kata dosen saya) bahwa iklan itu sebagai media berisi informasi yang dirancang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. para ahli pemasaran selalu berpikir bagaimana membuat iklan yang efektif agar mendapatkan respon positif dari masyarakat (baca:calon konsumen) terutama dengan mempelajari terlebih dahulu prilaku calon konsumen sebelum menetapkan materi iklan yang tepat pada segmen pasar setempat.

Bila Aceh dijadikan sebagai salahsatu target pasar sudah semestinya perilaku masyarakat (baca:calon konsumen) dipelajari terlebih dahulu sebelum melancarkan kampanye besar-besaran (sejarah: Christiaan Snouck Hurgronje aja mau capek-capek ke arab pelajari aceh untuk bisa ditaklukkan), disinilah letak permasalahannya dimana beberapa iklan yang dipasang di Aceh harus diturunkan karena materi iklan tersebut mengandung unsur yang dilarang untuk dipublikasikan di Aceh.

Kiri: materi Iklan XL Nasional, Kanan: Materi Iklan Aceh

Catatan: Materi Iklan yang dilarang tersebut berupa model wanita (baca:artis) dengan pakaian tanpa menutup aurat. Namun beberapa hari kemudian ketika iklan lain kembali dipasang, bintang model pada iklan sudah berganti dengan kostum yang  sopan. Hingga saat ini iklan di aceh sudah mulai mengikuti aturan yang berlaku di Aceh. Materi Iklan untuk Aceh dirancang sedikit berbeda dengan iklan nasional terutama pada model yang menjadi bintang.

Atas: Iklan Simpati Nasional, Bawah: Iklan SImpati di Aceh

Kiri: Iklan Simpate PEDE, Kanan: Iklan didesain ulang untuk daerah Aceh

Jadi, saya pikir sudah jelas kenapa ada beberapa iklan yang sudah dipasang di harus diturunkan sehingga tidak ada lagi isu-isu negatif apalagi ada istilah repot. Gitu aja kok repot (kata mendiang), bagi perusahaan profesional tidak kata istilah repot dalam usaha merangkul calon konsumen untuk menjadi konsumen tetap.

Sebelum mengakhiri tulisan ini saya mengajak anda melihat negeri yang sama menjalankan syariat islam seperti Arab Saudi. Anda akan melihat bagaimana foto seksi mbak mariah carey disensor (diphotoshop) terlebih dahulu sebelum diperbolehkan pajang disana. Akhir kata, bila ada tanggapan atau kritikan dari pembaca silakan di komentari secara sopan. Saleum acehdesain.

Kanan: Hasil sensor poster mbak mariah carey untuk arab saudi

Tags: , , ,

About rajak

Silakan di copas (copy paste) tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini. Saleum Acehdesain........

5 responses to “Ketika beriklan di Aceh”

  1. jaka says :

    hehehe,,
    Aceh memang patut dicontohi sebagai sebuah “Wahana” islam dan patut di tiru oleh daerah lain.

    tapi coba kita selidiki lagi…

    “Teungeh adzan meugreb teungeh peh batee”

    u know what i mean😀

  2. dedi kurniawan says :

    kenapa mesti hanya aceh ???
    jika alasannya karna mayoritas islam
    bukankah didaerah lain seperti di jawa
    juga banyak yang beragama islam??
    tapi iklannya ga terlalu dipermasalahkan…..
    mengapa???

  3. rajak says :

    jaka:
    jika Allah berkehendak maka semua manusia itu akan tunduk kepada-Nya
    namun Allah ingin melihat seberapa besar keimanan makhluk-Nya terhadap segala cobaan untuk dekat kepada-Nya….

    jadi wajar saja kalau dinegeri serambi mekkah ini (notabenenya syariat islam) maksiat tetap jalan (baca:cobaan), qanun atau peraturan tidak mampu meluruskan manusia kecuali atas kesadaran sendiri……sebagai muslim kita perlu mengingatkan

    dedi: COBA ANDA BACA SEKALI LAGI….
    ANDA PASTI MENGERTI APA YANG KU DIMAKSUD

  4. iwan says :

    Ass,
    Kita patut mendukung hal tersebut namun ada hal yang disayangkan seperti Iklan BPD aceh beberapa waktu lalu yang menggunakan Yusniar sebagai icon_a tidak layak dengan menggunakan jilbab tidak sesuai dengan syariat kita diaceh,, jadi kita sebagai masyarakat aceh juga patut mengkritisi iklan lokal juga jadi sesuai,, trim’s

bagaimana menurut anda??silakan direspon..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: