6 Tingkat Kreativitas Desainer Grafis

Hampir setiap manusia terlahir dengan kemampuan yang relatif sama, hanya sebagian kecil yang terlahir memiliki tingkat kemampuan yang berbeda. naluri kreatif manusia akan bertambah dan berkembang bila dipelihara dan dirawat dengan baik melalui pengetahuan serta pengalaman-pengalaman. Kemampuan dan kreatifitas keduanya memainkan peran penting dalam membangun naluri kreatif manusia.

Demikian juga dengan desainer grafis, baik newbie maupun maestro memiliki tingkat kreatifitas tertentu yang tertanam didalamnya, tidak dapat dipungkiri bahkan seorang newbi terkadang memiliki kreatifitas yang lebih baik. karena kreatifitas tidak pernah statis, akan ada saja kekurangan-kekurangan yang akan butuh perbaikan kedepan. kreatifitas akan lebih dekat kepada orang yang memiliki keinginan untuk terus berpikir menggunakan akal manusia yang tidak terbatas. sehingga selalu ada tingkat-tingkat kreatifitas dari tiap-tiap manusia.

Berikut ada 6 tingkat kreatifitas desainer grafis, anda mungkin bisa menebak-nebak  termasuk dilevel mana anda saat ini.

1. ‘Newbie’ (Pemula):

Tingkat newbie (pemula) diumpakan sebagai seorang bayi dimana kreatifitas desainer grafis yang dimilikinya berawal dari mengadopsi dasar-dasar desain grafis. pada tingkat ini, seorang newbie hanya memiliki sedikit eksposur atau belum berpikir praktis. Kemampuan yang ia kuasai seputar prinsip-prinsip dasar dari berbagai informasi desain grafis, namun tidak memahami dalam menerapkannya secara teratur karena kurangnya pengalaman dan sedikitnya ketrampilan.

————————————————————————————————————

2. ‘Aspiring’ (Amatir):

Aspiring adalah tingkat di mana seseorang memasuki dan mengeluti bidang desain grafis dan bercita-cita untuk bekerja. Dia berusaha untuk mencari peluang untuk bekerja pada keterampilan kreatif dan meningkatkan pengalamannya. Apapun tugas dia dapat, diselesaikan dengan waktu yang relatif lama. Dia bahkan tidak bisa memutuskan apakah akan bekerja paruh-waktu atau penuh waktu. Kemampuan imajinatif dan akalnya masih tidak cukup matang untuk mengikuti proses imajinasi.

————————————————————————————————————

3. ‘Lazy’ (pelajar)

Sebutan lazy (malas) bukan bermaksud nmengatakan desainer grafis sebagai pemalas. Lazy disini dimaksudkan sebagai tingkatan untuk desainer grafis yang lambat dalam memustukan suatu hal. karena tahap ini adalah awal mereka di lapangan. mereka agak lamban dan kurang pengalaman dalam menuangkan ide dan kreatifitas desain yang ditawarkan. kurangnya eksposur yang memadai akan menjadi penghambat mereka dari inovasi ide-ide baru.
namun mereka pantang menyerah dan terus berusaha memperluas daya kreatif.

————————————————————————————————————

4. ‘Profound’

Ini adalah tingkat yang banyak desainer grafis capai dalam tahun pertama mereka belajar. Pada tingkat kreativitas ini, desainer grafis mengembangkan keterampilan dalam usaha pemecahan masalah dan cara cerdas untuk mendapatkan pekerjaan. Di sini, daya kreatif mulai menyalakan dan roda imajinasi mulai berjalan liar. Tapi tunggu … ini bukan tahap akhir. Hal ini karena dalam tingkat ini, desainer cenderung menjadi terlalu sedikit percaya diri dengan kemampuannya. Desainer grafis masih perlu untuk memahami tingkat kebebasan dan keterbatasan dalam desain grafis.

————————————————————————————————————

5.‘Ingenious’ Einstein:

Banyak desainer grafis yang tidak bisa sampai ke tingkat ini. Meskipun dengan usaha keras keras, tapi benar-benar tidak bisa mendapatkan kunci kreatif untuk membuka pintu kecerdasan dan menijnakkan imaginasi. Ingenious adalah tingkat di mana seorang desainer grafis sangat mahir, ia bisa muncul dengan ide-ide baru untuk melakukan hal yang sama dengan cara yang berbeda.

————————————————————————————————————

6. ‘Magnificent’ Maestro:

Tingkat ini disebut dengan tingkat “Elite”. tingkat yang hanya diraih oleh segelintir orang.  tingkat ini dimana tempat seorang legenda lahir. seoran maestro merupakan jenis orang yang dapat melaksanakan pekerjaan mereka dan menemukan waktu untuk cara-cara kreatif dalam mengalahkan tekanan perasaan pada waktu yang sama. Mereka begitu pandai hingga mereka dapat menciptakan kegunaan keluar dari apa pun. Mereka memiliki kemampuan untuk mengubah tumpukan batu bara yang padat  ke dalam tumpukan berlian berkilauan. Namun ini bukan tingkat akhir dari kreativitas karena tidak ada batasan untuk kreativitas manusia.

‘Aspiring’

About rajak

Silakan di copas (copy paste) tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini. Saleum Acehdesain........

One response to “6 Tingkat Kreativitas Desainer Grafis”

  1. lukman says :

    aku berada di tingkat mana ya???
    (berfikir \m/ )

bagaimana menurut anda??silakan direspon..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: