Wacana: Konsep Kampanye Syariat Islam di Aceh

Aceh, propinsi satu-satunya di Indonesia yang memiliki hak untuk menerapkan syariat islam secara penuh. Bila membuka catatan sejarah, Aceh sudah mulai menerapkan syariat islam sejak abad ke IX dan beakhir pasca reformasi. Pada tahun 2003 Aceh kembali menerapkan syariat islam dengan sederetan qanun yang disahkan pemerintah daerah. Perdebatan panjang pun berawal antara pihak pro dan kontra dengan penerapan syariat islam. Bila melihat realitanya penerapan syariat islam kaffah masih belum diterima sepenuhnya oleh sebagian masyarakat. Ada baiknya bila membuka kembali catatan sejarah bagaimana para penyebar agama islam berhasil menerapkan syariat islam di aceh. Sejarah telah mencatat penyebaran agama islam di aceh melalui media kebudayaan dan kesenian, so tidak salahnya bila saat sekarang ini penerapan syariat islam juga dengan memanfaatkan media kebudayaan dan kesenian tanpa harus tergesa-gesa dan terkesan radikal.

Dengan rujukan tersebut, acehdesain mencoba ikut berpartisipasi dalam mengusulkan wacana kampanye penerapan syariat islam di aceh😀 , salah satunya adalah dengan :

1. Memasang rambu-rambu syariat.

Rambu-rambu syariat sama halnya dengan rambu-r ambu lalulintas, tujuannya agar masyarakat dapat terbiasa dengan ketentuan-ketentuan syariat. Dipasang ditempat-tempat strategis yang dianggap sering terjadi pelanggaran syariat.

2. Memasang Billboard Pemberitahuan (Iinformasi)

Dipasang di jalur masuk wilayah aceh misalnya “terminal, bandara dan pelabuhan dan ditempat-tempat yang dianggap layak untuk isi pesan dalam billboard tersebut.

3. Sekolah-sekolah bernuansa Islam

Dinding sekolah dihiasi dengan khaligrafi-khaligrafi arab berisi slogan-slogan Islam, Penerapan yang paling efektif adalah pada anak-anak, karena pada masa kanak-kanak pemikiran mudah dibentuk dan mudah diserap. Melalui komik edukasi syariat dengan karakter-karakter yang mudah diserap oleh usia dini.

4. Poster-poster Islami

Yang terakhir adalah, memasang poster berisi slogan-slogan islam pada instansi-instansi public, seperti di kantor dan tempat-tempat umum lainnya yang dianggap layak untuk pesan tersebut.

akan tetapi apa pun media yang digunakan untuk kampanye penerapan islam akan lebih efektif bila dimulai dari diri kita sendiri, salam hangat😀

Tags: ,

About rajak

Silakan di copas (copy paste) tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini. Saleum Acehdesain........

9 responses to “Wacana: Konsep Kampanye Syariat Islam di Aceh”

  1. Bejo says :

    Yyy…usulannya menjurus ke arah advertsing smoa…gud job bro…bravo aceh desain.

  2. zoulkarnaini says :

    salut, untuk kepentingan bisnisnya, memulai tulisannya mengutip sejarah aceh dimasa lalu. bukan rahasia umum lagi, kini lagi tren menjual sejarah untuk kepentingan pribadi dan lembaga, tak zaman lagi kali he e e.

  3. Aulia says :

    ehmmmm, elegan…
    nice poster!

  4. nagaselatan says :

    zoel :
    salam kenal😀
    menjual sejarah gan ya???wah berarti saya toke sejarah dunkkk, hahahaha
    sedikit penjelasan : saya bukan ahli sejarah atau sejarahwan, saya sekedar suka membaca sejarah-sejarah yang menurut saya sejarah adalah masa lalu sebagai cerminan kita sekarang ini. jadi siapapun didunia ini pasti memiliki masalalu, manusia perlu mengetahui sejarah untuk menentukan langkah agar tidak jatuh dalam lobang yang sama. dalam hal dagang (menjual sejarah😀 ) saya rasa baik pribadi maupun lembaga butuh sejarah sebagai landasan, itu mungkin yang anda maksud dengan menjual sejarah, tapi tanpa sadar orang lain akan mempelajari sejarah yang kita miliki, misalnya dalam postingan diatas, masuk islam melalui budaya dan seni. nah bukan rahasia ada kelompok2 tertentu ingin menghancurkan islam melalui budaya, realitanya budaya aceh sudah mulai memudar dan sudah terasa asing, dalam berbagai acara seremonial sekalipun sudah mulai disusupi dengan budaya luar, alasannya agar tampil modern, standar kemajuan yang dimiliki negara berkembang berkiblat kepada negara barat. cet ok pirang mangat gaul. padahal kita sadar bahwa itu adalah bagian dari imperilialisme dan kolonialisme modern. wah…wah…komentar paling panjang😀

  5. dhe says :

    Semangat Trusss ACeh!!!

  6. peluang usaha dunia akhirat says :

    wah bagus koq artikelnya, gak usah kecil hati sama kritikan pedas orang lain ya . semangat,..

  7. Rajak says :

    Hahahaha…
    Tq…

  8. Sarah Mantovani says :

    Keren, keren, keren😀

    Waaah sarah jdi smakin tmbah pngen k’Aceh deh ^^
    mskipun pLaksanaan syari’at d’sna msh bnyak kkuranganny & bnyak yg mnentang tpi sarah kgum dngan prjLanan pnjang Sjarah pnegakan syari’at isLam d’sna, muLai dr priode Tgk. Daud Beureuh smpai pd masa Presiden Abdurrahman Wahid🙂

    MAJU terus u/Aceh, GO SYARI’AT!!!! ^0^

  9. nagaselatan says :

    tq.. sarah…
    mari singgah ke aceh….

bagaimana menurut anda??silakan direspon..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: