Mante (manusia kerdil di hutan aceh) oleh : tauris mustafa

n1477646519_30135929_4974764Rumor dari mulut kemulut alias radio meu igoe.. konon katanya di hutan aceh ada suku koloni orang kerdil “Mante” di sebut sebut. menurut penuturan temanku. ” di Aceh timur, ureung meusinso pernah melihat Mante ini. Awalnya karena penasaran, kok sisa bensin, Oli, beras, garam hilang tak berbekas? ! padahal sebelum ditinggal untuk mengambil stock logistik di perkampungan masih ada sisa stock bekal mereka tapi begitu kembali habis tanpa sisa. akhirnya mereka membuat jebakan untuk mengetahui siapa yang menghabiskan sisa bekal untuk koh kayee mereka. Akhirnya rasa keingintahuan mereka terpecahkan dengan pengintaian yang dilakukan selama beberapa hari dengan mengumpankan sedikit bekal logistik mereka. rupa Benar Apa yg mereka lihat. sekelebat hitam kerdil mulai mendekati bekal yg mereka umpankan, kata kawanku ukuran tubuh Mante tersebut setinggi anak kecil usia 5-6 tahunan. berkulit hitam.persis manusia biasa. inilah gambar yang saya Ilustrasikan. mendekati apa yang kawan saya tuturkan. mungkin sedikit kurang seram dari aslinya. anehnya mante tersebut. dari tumit ke pangkal ujung jari kaki berbalik arah dari manusia biasa. katanya sich paling hobby mengumpulkan apapun benda yang memnyerupai gelang dan kalung dengan tidak menunggu waktu segera dikalungkan ke badannya sesuai dengan ukuran lingkaran benda yang didapatinya, misal dia dapati ukuran lengan dimasukkan ketangan, ukuran kepala dikalungkan ke leher. dan seterusnya sesuai ukuran badannya. saya aja masih pbenar benar penasaran. semoga tidak terbawa dalam mimpi moga berjumpa di hutan tpi mudah-mudahan mante menyambut baik saya dihutan sana. karena saya cuma ingin tahu saja. apa benar? kalau benar, sungguh Allah Maha besar dan Maha segala Maha…………. sekian. info lain sedang saya cari tau. tentu saja dari radio meu igoe dibawa dalam cerita warung kopi alias Cangpanah keumangat kupi ngon rukok… Wallahu’alam……

38 responses to “Mante (manusia kerdil di hutan aceh) oleh : tauris mustafa”

  1. shock says :

    peneliti Belanda awal tahun 19-an katanya juga pernah mempublikasikan masalah mahluk ini, sayangnya tidak jelas literaturnya. Karena bersumber dari orang tua (sdah alm) yang masuk dalam kelompok feodal…:D…

    sedangkan sekelompok sejawaran di Sulawesi Selatan juga pernah melakukan riset ini…tapi sayang karena tidak dapat diungkapkan secara ilmiah, baik rekaman foto atau film…(katanya: memiliki kecepatan yang tinggi dalam bergerak) sehingga penelitian ini dihentikan…(informasi didapat dari diskusi kecil dengan pelaku riset tersebut. Ntah bener, ntah nggak…

  2. Eqi says :

    Manusia tu mmang da yg kerdl, t

  3. Eqi says :

    Psan gua, byk lah brlah rga spy kerdil mua, amen ….. Vren

  4. nagaselatan says :

    orang pendek dalam bahasa aceh mante banyak kontraversi, tapi untuk lebih jelasnya ada referensi menarik di http://xfile-enigma.blogspot.com/2009/10/orang-pendek-hominid-mini-dari-sumatera.html

  5. taurismustafa says :

    hehehe….heran masih heran, tetap heran, tq rajak sudah mempublikasi cerita radio meuigo tentang mante nyan….

  6. idrus bin harun says :

    kurcaci versi aceh kali ya..? aku pernah baca juga mante itu

  7. Badrul says :

    Ea,saia pernah jg mdngar dr nenek saia.mante memang ad.tp kbradaan-a agk sulit utk dideteksi.scra ilmiah mkhluk ini memili struktur tbuh spt mnusia yg mbdakannya hanya ukuran.tp smoanya blum dpt dipastikan kbnran-a,brbda diminahasa yg disebut lo’lok pnah diteliti dan bukunya jg ada.tp dlam bhs inggris.

  8. defas says :

    jadi penasaran

  9. wak lay says :

    kwkkwkw…radio meu igo.. panyang si mete jeut keu siploh mete..kwkwkwk..

  10. Bobby says :

    Kalo di Tanah Karo namanya Umang, kalo di Melayu Deli namanya Bunian. Sayangnya belum dapat dibuktikan secara ilmiah.

  11. fitrah bin ramlee says :

    Menurut salah satu sumber dikalangan peneliti sejarah dan antropologi seperti yang di kutip dari Cakradonya, bahwa asal usul Bangsa Aceh berasal dari suku Mantee yang hidup di rimba raya Aceh yang memiliki ciri-ciri postur tubuh agak kecil dibandingkan dengan orang Aceh sekarang. menurut prakiraan suku mantee ini mempunyai hubungan terkait dengan suku bangsa Mantera di Malaka yang merupakan bagian dari bangsa Monk Khmer dari Hindia belakang.
    saleum !

  12. maop meugeudheit says :

    saya pernah ketemu jejak manusia kerdil tahun 2000 di pedalaman aceh utara.atasnya alu nireh…pokok jih meunan2 lah.saya ketemu jejak kaki di hutan rimba raya ada jejak kaki anak kecil agak banyak.dan masih banyak lagi

  13. rajak says :

    sampai saat ini informasi tentang mante sebatas dari cerita mulut ke mulut atau istilah bang tauris radio meu igoe…peneliti asal belanda Frederik Hendrik van Langen dalam sebuah catatannya yang ditulis pada tahun 1886, tidak dapat memastikan kebenaran tentang keberadaan suku mante. menurut riwayat, suku mante adalah penduduk asli yang mendiami aceh.
    ada yang menyebutkan awal berkembangnya suku mante dimulai dari Gampong seumileuk letak perkampungan tersebut di kawasan hutan antara Jantho dan Tangse. hal ini dibuktikan dengan ditemukan bekas persawahan dan kuburan. dan menyebar hingga ke seluruh aceh.

  14. Ikhral says :

    kebetulan saya dari Aceh Timur
    saya juga pernah mendengar cerita tentang hal ini. ayah saya dulu pernah berburu rusa di Hutan Lokop. mereka pernah melihat Mantee yang dimaksud. Mantee lebih suka keluar /turun kesungai yang airnya masih sangat bersih dan belum tercemar. Mantee turun kesungai saat Azan Subuh berkumandang. itulah waktu yang tepat untuk melihat atau membuktikan mereka. disebuah bukit di daerah Lokop ada bekas sisa peninggalan desa/perkampungan mereka. tapi aku gak tau apakah sekarang masih ada atau tidak ada lagi.

  15. Aulia says :

    banyak riwayat dalam buku2 sejarah memang ada kisah ini

  16. agus says :

    dari sekian banyak cerita orang kerdil sumatera, mante ini yang mendekati benar. sekitar tahun 1995 temanku dari jawa, pernah bekerja sebagai pengangkut kayu dari hutan di propinsi sumatra selatan. suatu hari mobil yang di kendarai bersama temannya macet di tengah hutan, iapun bermalam didalam mobil ditengah hutan. sewaktu siang kembali ia melihat orang kerdil sedang berjalan. KONDISI KAKI SAMA DENGAN MANTE… MEMANG TERBALIK, karena terlihat oleh mante, mante berlari sangat kencang masuk hutan. sampai sekarang temenku masih hidup.. umur sekarang 34 tahun.

  17. novrizal aceh says :

    sangat menarik, saya izin link bloknya…satu minggu lalu di acara pemburu Trans 7 ada menyingkap misteri manusia kerdil di Jawa Timur. seharusnya bagi generasi muda dapat melakukan penelitian secara ilmiah dan agar kita selalu ingat kebesaran Allah.

  18. surya says :

    perlu di undang tim National Geographic kayaknya nih, biar lebih jelas & gak cuma mitos..

  19. tarsan says :

    Wah, Orang yang macam ini kalau kami di Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak namanya Orang Lecuh, mereka suka mengganggu Lukah(perangkap ikan) dan memburu lalu mengigit kita jika kita kalah mental dengannya, tapi jika kita nggak takut mereka yang akan lari, Tulisan ini yang paling mendekati Kebenaran. jika ada videonya mohon dishare ke Youtube dong…terima kasih untuk infonya ya…

  20. george rahman says :

    biarpun aku belum pernahj melihat Alloh maha cipta segalanya

  21. cagee_bunthok says :

    Kalau mau cari bante jangan asal buru, soalnya seorang pejuang GAM nama sebutannya si Ting masih mendiami rimba kawasan Aceh Utara kehidupannya sudah seperti tarzan rambut panjang, memakai celana jean yang sudah compang camping, informasi yang saya kutip dari teman dan radio meu igoe lainnya si Ting masih hidup tapi dengan penampilan seperti tarzan, jika si Ting melihat ureung meusinsoe( illegal loging) langsung kabur sambil berteriak ”cuak, cuak, cuak..” bahkan ureung meusinso sering kehilangan bekal makanannya yang disimpan dirangkang diambil oleh si Ting.
    Pihak keluarga si Ting sudah berusaha mencarinya berbekal informasi dari ureung meusinso, tapi belum berhasil menemukannya kemudian pihak keluarga membawa orang pintar untuk memanggilnya dengan membaca do’a katanya si Ting dirasuki jen pari dan si Ting muncul dari arah semak-semak hutan namun tidak berani mendekati keluarganya, beberapa orang bersembunyi ingin menangkap si Ting dengan jaring ikan saat si Ting mulai mendekat dengan cepat jaring dilempar sayangnya dia berhasil lolos setelah bergulat hebat dengan jaring tersebut, pihak keluarga akhirnya hanya bisa pasrah mendoakan agar hidupnya di hutan di jaga oleh Allah, merekapun pulang dengan meninggalkan pesan kepada penduduk setempat apabila berhasil menangkap si Ting akan diberi upah Rp.30juta. Cerita awalnya si ting TNA wilayah pasee, suatu hari terjadi baku tembak dengan TNI dihutan. Para TNA lari menyelamatkan diri berpencar kedalam hutan hingga hilanglah si Ting entah kemana yang oleh TNA mengangap si Ting mungkin sudah meninggal dalam pertempuran tersebut, ternyata dia masih hidup tetapi mengalami kelainan jiwa atawa setres akibat kesendirian didalam hutan.
    Pencarian si Ting terakhir di daerah Paya rubek kecamatan Sawang aceh utara.
    Wallahu’alam

  22. alit ferdian says :

    menurut radie meuigo lainya mengatakan. manusia ini ada yang berwajah perempuan nan cantik……pernah ditangkap dan diperkosa lalu dia mati……….

  23. muhamad_syukri says :

    menurut cerita sahbat saya, penduduk asli di sekitar Candi Muara Takus ,Riau,, orang tuanya pernah menceritakan tentang makhluk yg seperti ini, (pada akhir th 90-an makhluk ini msih ada), makhluk ini seperti orang utan,sedikit lebih mrip manusia.. berjalan dengan dua kaki, hanya saja telapak kakinya terbalik (jari kakinya di belakang, tumitnya di depan) sehingga jejaknya sering membuat orang2 desa yg bekerja di hutan sering tersesat (nyasar).. karena melihat jejak kakinya. semakin diikuti jejaknya maka semakin jauh tersesat, diujung jejak tsb makhluk tadi sudah menunggu untuk memangsa orang2 yg tersesat (nyasar) tadi.. sepertinya makhluk yg satu ini tidak ramah!!

  24. Young says :

    abeh model ureung lawet nyoe, yang get ta drop ta ba u kota bada aceh publoe

  25. yahya says :

    Mnurut radio meu igoe, di pedalaman gle geumpang sekitar 9 jam perjalanan dari prkampungan, para kombatan pernah menangkap suku mante yang oleh masyarakat geumpang menyebutnya CUCU, mereka menangkapnya menggunakan gelang2 yg trbuat dari rotan, menurut cerita itu bentuk CUCU seperti manusia yg tigginya sekitar 60-70cm,dengan bola mata besar dan telinga yang lebih besar dan panjang ke atas, karena CUCU tidak mau makan dan keadaan pada masa itu masih konflik jadi mereka tidak bisa membawa pulang CUCU ke perkampungan, akhirnya mereka melepasknnya kembali.

  26. yahya says :

    Klo ada yg mau cari suku mante (cucu), databg saja ke ke gunung GEUPO, sekitar 9 jam perjalanan dari gempang,

  27. intan sari says :

    itu suku manthe memang ada sekarang mendiami di hutan lauser antara kutacane dengan aceh selatan di daerah krueng bengkoeng jika anda kurang percaya ayok kita kita buktikan siap menjadi guide dalam mencari jejak suku mante tersebut hanya menem puh 4 hari perjalanan sampai ke tempat tujuan

  28. SULTAN service says :

    Kalau di dtaran tinggi gayo dilatakan manti….! Memang ada sih…tapi yg pernah saya saksikan itu cuma tapak kakina saja dulu di PT.APPI… Blang rakal naik ke arah aceh utara….!kalau di pedalaman matang gelumpang dua dikatakan nieh…! Bukan manti…tapi menurut orang2 tua disitu keberadaan mereka sekarang udah hampir punah, bahkan ada sebuah lubuk dinamai lubuk nieh di sungai (krung meuh)….

  29. SULTAN service says :

    Kalau dipedalaman matang glumpang 2 itu dikatakan nieh…! Bahkan ada sebuah lubuk sungai dinamakan lubuk nieh,tepat nya di krung meuh….! Kalau digayo dikatakan manti…! Dulu sekitar taon 1998 pernah liat bekas tapak kakinya tepatbya di PT.APPI simpang hantu…dari blang rakal naik ke arah aceh utara….!

  30. Isra says :

    Itu bkn dongeng atau kisah yg dibuat2.
    Tp suku mente tu memang bner adanya.
    Dan sampe skrg masih ada, cm kt egk tw dmn keberadaannya, krn biasanya, mereka menempati hutan2 belantara.
    Bahkn ipar sy pernah berpapasan dgn mereka, tepatnya dipeurelak, aceh.
    Soal kaki mereka trblk dudukannya, itu adlh pakaian mereka, tp sbenarnya, jk pakaian mereka dibuka, mereka sm persis bentuknya sperti manusia biasa, cm agak kerdil..
    Allah maha kuasa.

  31. danita cinta says :

    penasaran juga ni pengen liat juga..nnti ajk aq jg ya…hehehe

  32. fuadi says :

    alah hai tungku topan peu haba.. na sehat jih… :D

  33. Baurekso AMBULUE (F) says :

    Apa bnr bangsa manusia kerdil itu membutuhkan kluarga pux anak istri, atau bngsa halus, cnth jin, peri ? .

bagaimana menurut anda??silakan direspon..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: