Siapa kah Sang Desainer Logo Burung Garuda RI???

Lagi-lagi Negara Indonesia sibuk dengan kasus hak cipta, setelah batik dan beberapa onderdil asli indonesia dibajak negara luar, sekarang yang lebih heboh lambang negara indonesia burung garuda mendapat kasus yang sama, salahsatu perusahaan fashion terbesar  “Armani Exchange”. namun kemudian terbukti mereka tanpa sengaja menggunakan lambang tersebut ditambah dengan pernyataan Juru Bicara Kepresidenan, Julian A Pasha, di Kantor Presiden bahwa lambang tersebut bukanlah lambang garuda melainkan menyerupai burung garuda yang menjadi lambang negara indonesia. setelah semua kasus-kasus tersebut berakhir kini tinggal saatnya mengambil hikmah, dengan adanya kasus seperti itu barulah kita menyadari dengan apa yang kita milikit ternyata sangat berharga dan layak untuk dijaga. begitu juga hal nya dengan lambang garuda dengan kasus tersebut akhirnya terungkap siapa desainer yang telah merumuskan lambang garuda.

Sejarahnya berawal pada tahun 1950 dibentuk Panitia Teknis dengan nama Panitia Lencana Negara di bawah koordinator Menteri Negara Zonder Porto Folio Sultan Hamid II dengan susunan panitia teknis Muhammad Yamin sebagai ketua, Ki Hajar Dewantoro, M. A. Pellaupessy, Mohammad Natsir, dan RM Ngabehi Purbatjaraka sebagai anggota. Panitia ini bertugas menyeleksi usulan rancangan lambang negara untuk dipilih dan diajukan kepada pemerintah.

Setelah rancangan terpilih, dialog intensif antara perancang (Sultan Hamid II), Presiden RIS Soekarno dan Perdana Menteri Mohammad Hatta, terus dilakukan untuk keperluan penyempurnaan rancangan itu. Terjadi kesepakatan mereka bertiga, mengganti pita yang dicengkeram Garuda, yang semula adalah pita merah putih menjadi pita putih dengan menambahkan semboyan “Bhineka Tunggal Ika”.

Pada tanggal 8 Februari 1950, rancangan final lambang negara yang dibuat Menteri Negara RIS, Sultan Hamid II diajukan kepada Presiden Soekarno. Rancangan final lambang negara tersebut mendapat masukan dari Partai Masyumi untuk dipertimbangkan, karena adanya keberatan terhadap gambar burung garuda dengan tangan dan bahu manusia yang memegang perisai dan dianggap bersifat mitologis.

Sultan Hamid II kembali mengajukan rancangan gambar lambang negara yang telah disempurnakan berdasarkan aspirasi yang berkembang, sehingga tercipta bentuk Rajawali – Garuda Pancasila dan disingkat Garuda Pancasila. Presiden Soekarno kemudian menyerahkan rancangan tersebut kepada Kabinet RIS melalui Moh Hatta sebagai perdana menteri.

AG Pringgodigdo dalam bukunya “Sekitar Pancasila” terbitan Departemen Hankam, Pusat Sejarah ABRI menyebutkan, rancangan lambang negara karya Sultan Hamid II akhirnya diresmikan pemakaiannya dalam Sidang Kabinet RIS. Ketika itu gambar bentuk kepala Rajawali Garuda Pancasila masih “gundul” dan “’tidak berjambul”’ seperti bentuk sekarang ini.

Inilah karya kebangsaan anak-anak negeri yang diramu dari berbagai aspirasi dan kemudian dirancang oleh seorang anak bangsa, Sultan Hamid II Menteri Negara RIS. Presiden Soekarno kemudian memperkenalkan untuk pertama kalinya lambang negara itu kepada khalayak umum di Hotel Des Indes, Jakarta pada 15 Februari 1950.

Penyempurnaan kembali lambang negara itu terus diupayakan. Kepala burung Rajawali Garuda Pancasila yang “gundul” menjadi “berjambul” dilakukan. Bentuk cakar kaki yang mencengkram pita dari semula menghadap ke belakang menjadi menghadap ke depan juga diperbaiki, atas masukan Presiden Soekarno.

Tanggal 20 Maret 1950, bentuk akhir gambar lambang negara yang telah diperbaiki mendapat disposisi Presiden Soekarno, yang kemudian memerintahkan pelukis istana, Dullah, untuk melukis kembali rancangan tersebut sesuai bentuk akhir rancangan Menteri Negara RIS Sultan Hamid II yang dipergunakan secara resmi sampai saat ini.

Hamid II diberhentikan pada 5 April 1950 akibat diduga bersengkokol dengan Westerling dan APRA-nya

Hal lain yang juga dilakukan untuk menghilangkan eksistensi Sultan Hamid II adalah perihal siapa yang menjadi desainer dari Lambang Negara Indonesia yang masih terpakai hingga saat ini, yaitu Burung Garuda (biasa juga disebut Garuda Pancasila). Meski sejarah menutup-nutupi, namun sumbangsih Sultan Hamid II selaku perancang Lambang Negara Indonesia tersebut tak boleh dilupakan.

Boleh jadi sejarah dan pencatatan sejarah tidak berpihak kepada Sultan yang cerdas ini. Begitulah penyakit negara bangsa yang kerap dengan mudahnya menghilangkan jasa-jasa dan apa-apa yang telah diperbuat seseorang hanya karena adanya perbedaan pandangan, adanya perbedaan visi seperti mengenai ideologi dan model/bentuk negara, serta adanya pertentangan politik akibat perbedaan itu, terutama jika bertentangan dengan rezim yang berkuasa. Karena rezim yang berkuasalah yang menentukan seperti apa sejarah hendak dicatat dan diceritakan kepada generasi berikutnya.

sumber : http://kask.us/3240652  , Republika

foto : http://galeryanakteknik.blogspot.com/2008/08/perancang-lambang-negara-indonesia.html

download : logo garuda vecto (cdr)

About these ads

Tags:

About rajak

Silakan di copas (copy paste) tapi kalau anda tidak keberatan mohon cantumkan sumber dengan linkback ke blog ini. Saleum Acehdesain........

12 responses to “Siapa kah Sang Desainer Logo Burung Garuda RI???”

  1. iing says :

    mantab gan, saya baru tahu sejarahnya neh, thx udah kasih info.
    numpang pasang link blog.
    http://jasahotmix.blogspot.com

  2. nagaselatan says :

    tq udah mampir kemari :D

  3. niya@ says :

    trmksh infonya,,sblmnya sy blm tau sjrh dibuatny logo burung garuda…smg bermanfaat bg anak negri…

  4. tonic says :

    thanks… nebeng donlot vectornya om

  5. beni says :

    ni kabar patut di sebar luaskan . agar kita semua tahu

  6. anak negeri says :

    nice info…
    sejarah tak bisa dilupakan!

  7. rajak says :

    banyak sejarah yang dikubur kan oleh penyelenggara negara ini, namun sampai kapanpun, sejarah tak akan pernah mati,..

  8. yusran says :

    informatif ya? terima kassih, pastinya bermanfaat buat semua

  9. Ramli Koto says :

    Sekedar info bahwa Pelukis ternama Indonesia yang bernama Delsy Syamsumar adalah salah seorang tokoh yang banyak menciptakan logo-logo perusahaan seperti logo pertamina lama, pesawat Bouraq, Fouteen Roses Tissue, logo majalah Kartini, Vista, Caraka, Majalah Jantung Sartika, Logo rumah makan adat minang, rokok Kansas, Gudang Garam lama dan masih banyak lagi.

  10. manua says :

    lambang burung garuda/rajawali sudah ada sejak zaman dulu jadi bersyukurlah kita bangsa indonesia dengan lambang negara burung garuda/rajawali tersebut, insyaalllah lambat laun sejarah akan terkuak dengan jelas

  11. tono mata dewa says :

    Sebagai anak negeri gue hanya bisa blg is the best

bagaimana menurut anda??silakan direspon..

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: